Widget HTML #1

Outbound Batu Malang

Geopark di Indonesia yang Diakui UNESCO, Mana Saja

Kepulauan karst Raja Ampat, geopark dunia di Indonesia bagian timur

Geopark dunia di Indonesia mana saja yang diakui UNESCO totalnya ada 12, mulai dari Batur (2012) hingga Kebumen dan Meratus (2025), tersebar dari Bali sampai Papua Barat.

Banyak yang penasaran, sebenarnya geopark dunia di Indonesia mana saja sih yang sudah dapat pengakuan internasional. Jumlahnya ternyata berkembang cukup pesat dalam satu dekade terakhir.

Geopark sendiri, secara sederhana, adalah konsep manajemen kawasan yang menyerasikan tiga hal, keragaman geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya. Semboyannya jelas: "Memuliakan Bumi, Mensejahterakan Masyarakat."

 

Berapa Total Geopark Indonesia yang Sudah Diakui UNESCO?

Hingga April 2025, totalnya ada 12 geopark yang resmi masuk jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp). Penambahan terbaru terjadi di Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, yaitu Geopark Kebumen (Jawa Tengah) dan Geopark Meratus (Kalimantan Selatan).

Selain itu, ada kabar baik lain. Tiga geopark Indonesia, yaitu Rinjani-Lombok, Kaldera Toba, dan Ciletuh-Palabuhanratu, berhasil mempertahankan status "Green Card" untuk periode 2026-2029. Status ini adalah pengakuan tata kelola standar internasional tertinggi.

Duta Besar RI untuk Prancis sekaligus Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Mohamad Oemar, menyampaikan makna dari pencapaian ini:

"Pengakuan ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki kekayaan geologi yang luar biasa, tetapi juga mampu mengelolanya secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. UNESCO Global Geopark adalah platform penting untuk memperkuat diplomasi lingkungan, edukasi publik, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara terpadu."

 

Geopark Mana Saja yang Diakui Duluan dan Apa Keistimewaannya?

Tiga geopark pertama yang mendapat pengakuan UNESCO punya karakter yang sangat berbeda satu sama lain.

  • Geopark Batur, Bali (2012). Geopark pertama Indonesia yang diakui UNESCO. Tanah pasir vulkanik dari letusan 20-30 ribu tahun lalu membentuk kesuburan tanah yang memengaruhi sistem pengairan tradisional Subak. Di Desa Trunyan ada tradisi unik menggantungkan ari-ari bayi di pohon bukak.
  • Geopark Gunung Sewu, DIY-Jateng-Jatim (2015). Punya sekitar 40.000 bukit kerucut batu kapur dan lebih dari 119 gua bawah tanah. Di dalam gua-guanya ditemukan fosil tulang manusia purba zaman Paleolitikum berusia 1,8 juta tahun beserta alat batu berburu.
  • Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Jawa Barat (2018). Punya bentang tapal kuda raksasa berdiameter lebih dari 15 km, terbesar di Indonesia. Menyimpan singkapan batuan tertua di Jawa Barat dari Zaman Kapur, lebih dari 65 juta tahun lalu.

 

Apa yang Membuat Geopark Toba dan Rinjani Istimewa?

Keduanya sama-sama diakui tahun berdekatan, tapi keistimewaannya sangat kontras.

Geopark Rinjani-Lombok (2018) menyajikan gunung berapi aktif dengan kaldera luas, savana, hutan tropis, dan flora fauna endemik Lombok, dipadukan dengan budaya masyarakat Sasak.

Geopark Kaldera Toba (2020) terbentuk dari letusan supervolcano sekitar 74.000 tahun lalu, kekuatannya disebut 5.000 kali lebih dahsyat dari letusan Merapi dan sempat memengaruhi iklim global. Kaldera raksasa ini jadi rumah bagi tumbuhan endemik Andaliman, dipadukan dengan budaya Batak lewat rumah adat, kain ulos, dan tarian Tor-Tor.

 

Kenapa Geopark Ijen, Merangin, dan Maros-Pangkep Diakui Bersamaan di 2023?

Ketiganya diakui tahun yang sama karena masing-masing punya nilai geologi dan sejarah purba yang unik dan tak tertandingi kawasan lain.

  • Geopark Ijen, Jawa Timur. Punya danau kawah paling asam di dunia dan fenomena blue fire, nyala api biru elektrik dari pembakaran belerang konsentrasi tinggi. Kalau Anda mau tahu cara ke sana sekaligus spot tersembunyinya, saya sudah tulis lengkap di cara menuju Geopark Ijen Banyuwangi dan spot yang jarang diketahui wisatawan.
  • Geopark Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Karst terbesar kedua di dunia setelah China Selatan, menyimpan ratusan gua prasejarah dengan lukisan dinding berusia 40.000 tahun, sekaligus jadi rumah jutaan spesies kupu-kupu.
  • Geopark Merangin Jambi. Rumah bagi fosil flora Permian Awal berusia sekitar 296 juta tahun, satu-satunya fosil tumbuhan sejenis yang terekspos di dunia saat ini. Karst Sungai Manau juga punya gua purba seperti Gua Tiangko dengan artefak batu obsidian berusia 9.210-10.250 tahun.

Belitong juga sempat diakui di tahun sebelumnya, 2021, dengan lanskap batu granit raksasa. Sebagian granitnya, tepatnya granit Tanjungpandan, tergolong tertua di wilayah tersebut dengan usia ratusan juta tahun.

 

Apa Keistimewaan Geopark Raja Ampat, Kebumen, dan Meratus?

Ketiganya mewakili tiga wilayah Indonesia yang berbeda dengan keunikan masing-masing.

Geopark Raja Ampat, Papua Barat Daya (2023), dijuluki "The Emerald Karst of the Equator". Memiliki batuan tertua yang tersingkap di bumi, berumur 439-360 juta tahun. Berada di pusat Segitiga Terumbu Karang Dunia dengan lebih dari 75% spesies karang keras dunia, jadi habitat hiu berjalan, dan menjalankan tradisi konservasi adat Sasi yang melarang eksploitasi laut dalam periode tertentu.

Geopark Kebumen, Jawa Tengah (2025), menyimpan goa-goa karst dan bukti evolusi bumi jutaan tahun lalu, dinilai peneliti sangat ideal sebagai laboratorium ilmu kebumian alam terbuka.

Geopark Meratus, Kalimantan Selatan (2025), luasnya mencapai 3.645,01 km². Menyimpan bukti ofiolit tertua dan terlengkap di Indonesia, fragmen kerak samudera dan mantel bumi yang terangkat akibat tumbukan lempeng 137-110 juta tahun lalu.

Jadi habitat asli Bekantan, sekaligus melestarikan tradisi Suku Banjar dan Dayak Meratus seperti Pasar Terapung Lok Baintan dan kain Sasirangan.

 

Apa Kata Ahli Internasional Soal Konsep Geopark?

Sekretaris Jenderal Global Geoparks Network sekaligus Chairperson Dewan UNESCO Global Geoparks, Dr. Guy Martini, menjelaskan konsep geopark secara filosofis:

"Geopark, sebuah inisiatif UNESCO, adalah wilayah baru abad ke-21 di mana konservasi dan peningkatan warisan geologi berdampingan secara harmonis dengan eksperimentasi dan pembangunan berkelanjutan."

Pandangan ini penting dipahami karena geopark bukan sekadar destinasi foto, tapi model pembangunan yang menyatukan sains, ekonomi lokal, dan pelestarian sekaligus.

 

Savana Gunung Rinjani Lombok, salah satu geopark UNESCO Indonesia
Savana Gunung Rinjani Lombok, salah satu geopark UNESCO Indonesia | Sumber: Google Maps

Apakah Semua Geopark di Indonesia Bisa Dikunjungi Wisatawan Umum?

Bisa, karena berbeda dengan kawasan konservasi ketat, geopark memang dirancang untuk dikunjungi sebagai bagian dari geowisata. Tapi tetap ada aturan zonasi di masing-masing kawasan yang perlu dipatuhi.

Kalau Anda ingin tahu detail lokasi, harga tiket, dan cara menikmati beberapa geopark unggulan secara lebih teknis, saya sudah rangkum semuanya di panduan wisata geopark Indonesia yang bisa langsung Anda jadikan referensi perjalanan.

Dari Batur di 2012 sampai Kebumen dan Meratus di 2025, perjalanan geopark Indonesia menuju pengakuan dunia ini menunjukkan betapa kaya warisan geologi negeri ini. Dua belas kawasan ini bukan cuma indah dipandang, tapi juga jadi bukti nyata sejarah bumi yang usianya jutaan tahun.

 

DAFTAR SUMBER

  1. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia - Tiga Geopark Indonesia Berhasil Pertahankan Status 'Green Card' UNESCO untuk 2026-2029 kemlu.go.id
  2. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia - Fakta-fakta Geopark Toba Caldera kemenpar.go.id
  3. Wikipedia Bahasa Indonesia - Taman Bumi Global UNESCO Meratus id.wikipedia.org
Magang Pixxel Pro