Iuran BPJS Mandiri Freelancer, Segini Nominalnya
Iuran BPJS mandiri freelancer kategori BPU mulai dari Rp16.800 sampai Rp36.800 per bulan tergantung program yang diambil dan penghasilan yang didaftarkan. Artikel ini merangkum rincian nominal per jenjang penghasilan lengkap dengan cara bayar lewat JMO, mobile banking, e-commerce, sampai minimarket.
Berapa Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Mandiri untuk Freelancer dan Cara Bayarnya
Iuran
BPJS mandiri freelancer kategori BPU dihitung dari persentase penghasilan yang
Anda daftarkan sendiri, mulai dari Rp16.800 untuk paket dasar sampai Rp36.800
per bulan untuk paket lengkap.
Saya
tahu, urusan duit bulanan itu sensitif banget buat pekerja lepas. Penghasilan
naik turun, jadi wajar kalau Anda pengin tahu angka pastinya sebelum memutuskan
daftar.
Makanya
di artikel ini saya coba rinci semuanya, dari nominal per jenjang penghasilan
sampai cara bayar paling praktis buat Anda.
Kenapa freelancer harus bayar iuran
sendiri?
Freelancer
masuk kategori Bukan Penerima Upah (BPU) di BPJS Ketenagakerjaan, jadi tidak
ada potongan otomatis dari kantor seperti pekerja formal.
Konsekuensinya,
semua urusan mulai dari daftar sampai bayar iuran bulanan jadi tanggung jawab
Anda sepenuhnya. Kabar baiknya, prosesnya nggak butuh kontrak kerja atau surat
keterangan usaha, cukup KTP, nomor HP, dan email aktif.
Kalau
Anda belum familiar dengan seluk beluk status BPU ini, saya sudah bahas lebih
lengkap soal status kerja freelance di BPJS di artikel utama, boleh
dibaca dulu sebagai pemanasan.
Berapa rincian iuran JKK per jenjang
penghasilan?
Iuran
JKK dihitung 1% dari penghasilan yang Anda laporkan, dan nominalnya naik
mengikuti kelas penghasilan yang dipilih.
- Penghasilan sekitar
Rp1.000.000: iuran JKK Rp10.000 per bulan.
- Penghasilan sekitar
Rp1.200.000: iuran JKK Rp12.000 per bulan.
- Penghasilan sekitar
Rp1.400.000: iuran JKK Rp14.000 per bulan.
- Penghasilan sekitar
Rp1.600.000: iuran JKK Rp16.000 per bulan.
- Penghasilan sekitar
Rp1.800.000: iuran JKK Rp18.000 per bulan.
Semakin
tinggi penghasilan yang Anda daftarkan, semakin besar juga iurannya, tapi tetap
proporsional dan nggak akan membebani drastis.
Berapa rincian iuran JHT dan JKM?
JHT
dihitung 2% dari penghasilan yang didaftarkan, sementara JKM sifatnya flat
tanpa memandang besar penghasilan.
Rincian
JHT:
- Penghasilan Rp1.000.000:
iuran JHT Rp20.000 per bulan.
- Penghasilan Rp1.200.000:
iuran JHT Rp24.000 per bulan.
- Penghasilan Rp1.400.000:
iuran JHT Rp28.000 per bulan.
- Penghasilan Rp1.600.000:
iuran JHT Rp32.000 per bulan.
- Penghasilan Rp1.800.000:
iuran JHT Rp36.000 per bulan.
Untuk
JKM, iurannya flat Rp6.800 per bulan berapa pun penghasilan yang Anda
daftarkan. Angka kecil ini sudah mencakup santunan kematian untuk ahli waris.
Berapa total iuran minimum yang harus
dibayar?
Dengan
dasar penghasilan terendah Rp1.000.000, ada dua pilihan paket yang bisa Anda
ambil sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar.
- Paket dasar (JKK + JKM): mulai dari Rp16.800 per
bulan, cocok kalau budget Anda benar-benar ketat.
- Paket lengkap (JKK + JKM +
JHT): mulai
dari Rp36.800 per bulan, sudah termasuk tabungan hari tua.
Yang
perlu diingat, pendaftaran pertama biasanya mewajibkan bayar di muka untuk tiga
bulan sekaligus, jadi siapkan sekitar Rp110.000 di awal supaya kepesertaan
langsung aktif.
![]() |
| Cara bayar iuran BPJS mandiri freelancer lewat mobile banking |
Bagaimana cara bayar iuran lewat
aplikasi JMO?
Cara
paling langsung adalah lewat aplikasi resmi Jamsostek Mobile. Buka JMO, pilih
menu "Pembayaran Iuran", pilih jumlah bulan periode iuran yang mau
dibayar, klik bayar, lalu pilih metode pembayaran yang Anda inginkan.
Prosesnya
cepat dan bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu antre.
Bagaimana cara bayar iuran lewat
mobile banking?
Kalau
Anda lebih terbiasa pakai aplikasi bank, hampir semua bank besar sudah
menyediakan menu khusus BPJS Ketenagakerjaan BPU.
- Livin' by Mandiri: pilih menu
"Bayar" lalu "BPJS", pilih penyedia jasa "BPJSTK
Iuran BPU/PMI", masukkan 16 digit NIK, konfirmasi data, selesaikan
dengan PIN.
- BCA Mobile: masuk menu
"m-Payment", pilih "BPJS" lalu "BPJSTK
Individu", masukkan NIK dan periode program, konfirmasi tagihan,
masukkan PIN m-BCA.
- BNI Mobile Banking: masuk menu
"Pembayaran", pilih "BPJS Ketenagakerjaan", pilih tipe
"Bukan Penerima Upah (BPU)", input NIK dan jumlah bulan,
masukkan password transaksi.
- BSI Mobile: pilih menu
"Pembayaran", pilih "BPJS" lalu "Ketenagakerjaan
BPU/PMI", masukkan NIK atau nomor tagihan, pilih periode program,
masukkan PIN.
Bisa bayar lewat e-commerce atau
dompet digital?
Bisa
banget, dan ini biasanya jadi favorit freelancer yang sudah terbiasa transaksi
digital sehari-hari.
- Tokopedia: masuk kategori "Top-Up
& Tagihan", pilih "BPJS" lalu "BPJS
Ketenagakerjaan", masukkan NIK atau nomor ID billing, pilih jumlah
bulan, bayar.
- Grab: buka menu
"Bills", pilih "BPJS Ketenagakerjaan", masukkan NIK,
klik "Continue".
- LinkAja: pilih "Lainnya",
masuk kategori Keuangan "BPJS", pilih "BPJS Ketenagakerjaan
dan Pembayaran", masukkan NIK, konfirmasi.
Kalau
Anda lebih suka bayar tunai, cukup datang ke kasir Alfamart, Indomaret,
Alfamidi, Lawson, atau Dandan, sebutkan mau bayar iuran BPJS Ketenagakerjaan
BPU, berikan NIK dan nomor HP aktif, lalu simpan struk pembayarannya.
Kenapa penting update data sebelum
jatuh tempo?
Update
data itu penting supaya proses pembayaran dan klaim di masa depan nggak
terganjal masalah administratif yang sebenarnya bisa dicegah.
Teguh
Nugroho, yang pernah mengurus administrasi langsung di kantor cabang BPJS
Ketenagakerjaan Bandung, mengingatkan pentingnya rajin memanfaatkan fitur
pengkinian data di aplikasi JMO sejak awal kepesertaan aktif.
Ia
sempat harus mengantre sampai lima jam, dari jam delapan pagi baru dilayani jam
satu siang, hanya untuk mengurus kendala administrasi yang sebenarnya bisa
dihindari kalau data sudah rapi sejak awal.
Pengalaman
ini jadi pengingat, semaksimal mungkin manfaatkan layanan digital lewat JMO
supaya waktu produktif Anda nggak habis di kantor cabang.
Iuran
BPJS mandiri freelancer sebenarnya cukup ramah kantong, mulai dari Rp16.800
sampai Rp36.800 per bulan tergantung paket yang Anda pilih. Metode bayarnya pun
fleksibel, tinggal sesuaikan dengan kebiasaan transaksi Anda sehari-hari.
Freelancer
bisa menyesuaikan iuran BPJS Ketenagakerjaan mandiri sesuai kemampuan
finansial, mulai dari paket dasar Rp16.800 sampai paket lengkap Rp36.800 per
bulan, dengan opsi pembayaran yang tersebar di JMO, mobile banking, e-commerce,
hingga minimarket.
DAFTAR
SUMBER
- Layanan Kepesertaan Bukan
Penerima Upah (BPU) - Portal Resmi BPJS Ketenagakerjaan
- Panduan
Integrasi Pembayaran Berbagai Kanal - BPJS Ketenagakerjaan
- Panduan Program Perlindungan Pekerja Informal - Website Edukasi Bank Sinarmas



