Ojek Online Sudah Sampai Mana Saja di Indonesia
Ternyata ojek online bukan cuma monopoli Jakarta atau Surabaya, tapi sudah merambah ratusan kecamatan kecil dari Aceh sampai Papua, termasuk kawasan IKN Nusantara. Artikel ini merangkum daftar daerah yang mengejutkan karena sudah punya driver ojol aktif.
Ojek Online Sudah Sampai Mana Saja di Indonesia, Ini Daftar Kotanya
Pertanyaan soal ojek online daerah terpencil ada atau enggak, sering muncul dari traveler yang mau ke daerah di luar Jawa, atau pelaku UMKM yang penasaran apakah bisnisnya bisa terhubung ke ekosistem digital. Jawabannya, ternyata jangkauannya jauh lebih luas dari yang dikira kebanyakan orang.
Saya kumpulkan data sebarannya dari beberapa penyedia layanan, mulai dari yang paling besar sampai yang niche.
Sampai Mana Jangkauan Gojek di Indonesia?
Gojek sudah beroperasi di 158 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang di ujung barat sampai Merauke di ujung timur.
Ini bukan klaim kosong, karena beberapa kota kecil di daerah terluar sudah masuk daftar layanannya:
- Sumatra: Sabang, Banda Aceh, Kisaran, Lubuk Linggau.
- Sulawesi: Gorontalo, Palopo, Baubau, Bitung.
- Maluku dan Papua: Jayapura, Sorong, Ambon, Ternate, hingga Merauke.
Buat kamu yang lagi merencanakan perjalanan ke kota-kota ini, ada baiknya cek dulu panduan lengkap pakai transportasi online saat traveling supaya nggak kaget sama perbedaan tarif dan aturan lokal yang mungkin beda dari kota besar.
Aplikasi Mana yang Paling Dalam Menjangkau Daerah Terpencil?
Maxim jadi yang paling agresif menjangkau wilayah kecil, dengan total 400 kota terlayani di Indonesia, termasuk kecamatan-kecamatan yang jarang disebut di peta wisata.
Ekspansi ini didorong program kemitraan lokal bernama Business with Maxim yang sudah melibatkan lebih dari 250 mitra bisnis daerah. Kota ke-400 yang resmi dilayani adalah Juwana di Jawa Tengah.
Yang menarik, Maxim berani buka pendaftaran driver di wilayah kecil yang sering dianggap terpencil, contohnya:
- Aceh: Blangkejeren, Idi Rayeuk, Krueng Sabee, Kutacane, Meureudu, Tapaktuan, Wih Pesam.
- Sumatra: Sarolangun, Sekernan, Tebo Tengah, Pasir Pengaraian, Pasir Penyu.
- Jawa: Cibaliung, Malingping, Panimbang, Labuan, Wangon, Borobudur.
- Kalimantan dan Sulawesi: Satui, Kusan Hilir, Tapin Utara, Sebuku, Sepaku, Bahodopi, Lasusua, Lolak.
- Nusa Tenggara: Waingapu, Soe, Ruteng, Lobalain, Larantuka, Bajawa.
- Papua dan Maluku: Fak-Fak, Kaimana, Kota Waisai, Wamena, Nabire, Oba Utara, Weda.
Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menyebut pencapaian 400 kota ini menempatkan perusahaannya sebagai salah satu yang perkembangannya paling pesat dalam lima tahun terakhir, dan pertumbuhan bisnis digital ini harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan serta perlindungan bagi mitra pengemudi dan pengguna di tingkat lokal.
Apakah Ojek Online Sudah Ada di IKN Nusantara?
Sudah, Gojek resmi hadir di kawasan IKN Nusantara, Kecamatan Sepaku, sejak Juni 2024, lengkap dengan layanan penumpang dan pesan-antar makanan.
Selain GoRide dan GoCar untuk penumpang, dan GoFood untuk pesan-antar makanan, Gojek bahkan membuka rute khusus GoCar dari Bandara Sepinggan Balikpapan langsung menuju Sepaku sejauh sekitar 101 km, dengan tarif Rp700.000 sekali jalan.
Kehadiran ojol di IKN juga dirasakan langsung pelaku UMKM lokal. Suhartatik, pemilik Warung Makan Kajaran di Sepaku, IKN Nusantara, bercerita bahwa sejak digitalisasi masuk lewat ojek online, usaha kulinernya punya kesempatan lebih besar berkembang karena cukup banyak pelanggan yang memesan makanan secara daring lewat aplikasi.
![]() |
| Driver ojol beroperasi di daerah terpencil kecamatan kecil Indonesia |
Selain Gojek dan Maxim, Ada Aplikasi Ojol Lain di Daerah?
Ada beberapa pemain lain yang juga meramaikan daerah, salah satunya inDrive yang sudah menjangkau lebih dari 70 kota sejak pertama masuk di Medan dan Manado pada 2019.
Beberapa nama lain yang juga aktif di daerah:
- Zendo: aplikasi ojol lokal yang dikelola Serikat Usaha Muhammadiyah, melayani lebih dari 70 kota.
- Nujek (Nusantara Ojek): startup ojol yang dikelola PBNU sejak 2018, dengan layanan nu-RIDE dan nu-MART.
Jadi kalau di kota tujuan kamu ternyata Gojek atau Grab belum masuk, jangan langsung menyerah, karena kemungkinan besar ada alternatif lokal yang tetap bisa diandalkan.
Kenapa Penetrasi Ojol ke Daerah Terpencil Ini Penting?
Karena ini bukti nyata pemerataan ekonomi digital yang langsung berdampak ke pelaku usaha mikro dan mobilitas warga di luar kota besar, bukan sekadar angka statistik semata.
Nadiem Makarim, CEO dan Founder GO-JEK, pernah menyebut bahwa dengan operasional yang diperluas dari Sabang hingga Merauke, harapannya lebih banyak pelaku UMKM dan pengusaha mikro, termasuk mitra driver di daerah, yang merasakan langsung dampak positif dari inklusi teknologi digital.
Ekspansi ini juga nggak lepas dari dukungan infrastruktur komunikasi. Direktur Sales Telkomsel
Sukardi Silalahi, menekankan bahwa pemerataan ekonomi digital di daerah terpencil membutuhkan sinergi konektivitas, dan pihaknya berkomitmen menyediakan akses komunikasi terbaik dari Sabang sampai Merauke, termasuk ke daerah terpencil, pulau terluar, hingga wilayah perbatasan negara.
Data ini menjawab jelas bahwa ojek online daerah terpencil ada dan aktif beroperasi, bahkan sampai tingkat kecamatan yang jarang terdengar. Buat traveler atau pelaku UMKM di daerah, ini kabar baik karena mobilitas dan akses pasar digital kini nggak lagi eksklusif milik kota besar.
- Kompas Money — Maxim Kini Layani Transportasi di 400 Kota di Indonesia https://money.kompas.com/read/2026/03/28/083500026/-maxim-kini-layani-transportasi-di-400-kota-di-indonesia
- Antara News Kalimantan Timur — Layanan transportasi online kini hadir di IKN Nusantara https://kaltim.antaranews.com/berita/213894/layanan-transportasi-online-kini-hadir-di-ikn-nusantara
- Gojek Official Blog — Kini GO-JEK Hadir di 158 Kota dan Kabupaten Indonesia https://www.gojek.com/blog/gojek


