Negara Tujuan TKI Terbanyak dan Gajinya di 2026
Taiwan kini jadi negara tujuan PMI terbanyak dengan hampir 90 ribu penempatan di 2025, menggeser posisi Hong Kong yang dulu juara. Artikel ini merinci sektor kerja dan estimasi gaji di enam negara tujuan favorit pekerja migran Indonesia.
Negara
Tujuan Pekerja Migran Indonesia Terbanyak dan Jenis Pekerjaannya
Taiwan
adalah negara tujuan PMI terbanyak saat ini dengan 89.960 penempatan di tahun
2025, disusul Hong Kong dan Malaysia, dengan sektor dominan di perawatan,
manufaktur, dan pekerja rumah tangga.
Kalau
kamu masih menimbang mau kerja ke negara mana, angka-angka ini penting dilihat
dulu sebelum akhirnya memutuskan. Soalnya keputusan salah pilih negara bisa
berujung penyesalan bertahun-tahun, apalagi kalau kontraknya panjang.
Berapa
Total PMI yang Berangkat Tahun Ini?
Hingga
pertengahan Agustus 2026, penempatan PMI sudah tembus 238.000 orang, mendekati
target tahunan pemerintah sebesar 350.000 pekerja.
Angka
ini melanjutkan tren dari tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, total penempatan
PMI mencapai 296.948 pekerja, turun tipis 0,16 persen dibanding 2024, dengan
mayoritas didominasi perempuan sebanyak 187.468 pekerja. Sektor pemberi kerja
perseorangan alias domestik menyumbang 72,53 persen dari total penempatan itu.
Di bawah
arahan Presiden Prabowo Subianto, target penempatan PMI terampil bahkan
digenjot sampai 500.000 pekerja di 2026, dengan 300.000 di antaranya disuplai
dari lulusan SMK lewat program SMK Go Global.
Negara
Mana Saja yang Paling Banyak Menyerap PMI?
Enam
negara ini yang paling konsisten jadi tujuan utama PMI berdasarkan data 2025,
dengan sektor kerja yang berbeda-beda di tiap negaranya.
- Taiwan: 89.960 penempatan, sektor
perawatan (home care) dan manufaktur seperti operator mesin, elektronik,
dan tekstil. Lowongan kerjanya paling besar, mencapai 595.615 lowongan di
2024.
- Hong Kong: 76.157 penempatan, hampir
seluruhnya sebagai pekerja rumah tangga karena populasi lansia yang terus
bertambah dan banyak keluarga yang kedua orang tuanya bekerja.
- Malaysia: 54.434 penempatan,
tersebar di perkebunan, konstruksi, kilang manufaktur, jasa, dan pekerja
rumah tangga. Kedekatan geografis dan budaya bikin adaptasinya lebih
mudah.
- Jepang: 19.970 penempatan,
didominasi manufaktur dan caregiver lansia lewat skema Tokutei Ginou atau
Specified Skilled Worker.
- Korea Selatan: 7.448 penempatan, fokus di
manufaktur dan perikanan lewat skema G to G. Sejak 2024, sektor pertanian
juga sudah dibuka.
- Jerman dan Italia: 4.882 penempatan di 2025,
mewakili tren Eropa Barat. Jerman kuat di sektor kesehatan dan teknik
lewat program Ausbildung, sementara Italia butuh banyak caregiver karena
populasi lansianya tinggi.
Sebelum
menentukan pilihan, ada baiknya kamu paham dulu alur resmi pendaftarannya lewat
panduan kerja luar negeri secara resmi biar tidak salah jalur begitu
sudah menetapkan negara tujuan.

Peta negara tujuan TKI terbanyak PMI 2026
Berapa
Estimasi Gaji di Tiap Negara Tujuan?
Gajinya
bervariasi, dari kisaran Rp5,8 juta di Malaysia sampai Rp54 juta di Jerman,
tergantung sektor dan mata uang negara tujuan.
|
Negara |
Sektor
Utama |
Estimasi
Gaji |
Setara
Rupiah |
|
Jerman |
Kesehatan
& Teknik |
EUR
2.400–3.200 |
Rp40.000.000–54.000.000 |
|
Korea
Selatan |
Manufaktur
& Perikanan |
KRW
2.060.000–2.500.000 |
Rp23.000.000–28.000.000 |
|
Jepang |
Manufaktur
& Caregiver |
JPY
180.000–230.000 |
Rp18.000.000–23.000.000 |
|
UEA |
Hospitality
& Manufaktur |
AED
3.000–4.500 |
Rp13.000.000–19.500.000 |
|
Taiwan |
Manufaktur
& Caregiver |
TWD
27.470–31.000 |
Rp13.500.000–15.500.000 |
|
Malaysia |
Jasa,
Perkebunan & Manufaktur |
MYR
1.700–2.200 |
Rp5.800.000–7.500.000 |
Kenapa
Pemerintah Terus Mendorong Penempatan PMI ke Luar Negeri?
Karena
negara-negara maju menghadapi krisis penuaan populasi, sementara Indonesia
justru punya banyak tenaga kerja usia produktif yang belum terserap penuh di
dalam negeri.
Mukhtarudin,
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, menjelaskan situasinya begini:
"Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar pertumbuhan penduduk usia
produktif yang belum sepenuhnya seimbang dengan ketersediaan lapangan kerja
domestik.
Di sisi
lain, negara-negara maju seperti di Eropa, Asia, hingga Australia tengah
menghadapi krisis demografi berupa aging population.
Oleh
karena itu, kami aktif membuka pasar kerja baru, namun dengan syarat ketat:
pekerja harus dibekali kompetensi teknis, penguasaan bahasa asing, dan
sertifikasi resmi agar siap bersaing di kancah global secara legal dan
terlindungi dari ancaman TPPO."
Seberapa
Besar Kontribusi PMI ke Ekonomi Indonesia?
Remitansi
PMI menyumbang ratusan triliun rupiah ke cadangan devisa negara, angkanya
bahkan diproyeksikan naik terus tahun ini.
Sampai
kuartal III 2025, remitansi PMI sudah mencapai Rp212 triliun, dan diproyeksikan
tembus Rp288 triliun di 2026, atau sekitar 11 persen dari total cadangan devisa
nasional. Jadi kalau ada yang bilang jadi PMI itu cuma soal nasib pribadi,
sebenarnya dampaknya jauh lebih besar dari itu.
Apa
Kata Pekerja yang Sudah Berangkat?
Rian
Hidayat, PMI sektor otomotif di Jepang, mengaku perbandingan gaji antarnegara
sangat membantunya menentukan pilihan sebelum berangkat. Menurutnya, pengurusan
berkas kualifikasi resmi dan legalitas dokumen sangat krusial agar hak
finansialnya dihargai optimal di luar negeri.
Memilih
negara tujuan kerja bukan sekadar ikut tren atau dengar cerita tetangga. Lihat
dulu sektor kerja yang paling cocok dengan keahlianmu, bandingkan estimasi
gajinya, lalu pastikan proses keberangkatanmu tetap lewat jalur resmi biar
hak-hakmu terlindungi hukum.
- BP2MI / KP2MI — https://bp2mi.go.id dan https://kp2mi.go.id (statistik berkala
penempatan PMI global)
- SISKOP2MI — https://siskop2mi.bp2mi.go.id
(pencarian lowongan dan pendaftaran resmi)
- ANTARA News — https://www.antaranews.com (rilis pers capaian target penempatan dan remitansi PMI)


