Beda Fitur Gojek dan Grab, Mana yang Untung buat Traveler
Gojek dan Grab kelihatannya mirip dari luar, tapi begitu dibedah satu-satu, ada perbedaan kecil di fitur reservasi, tombol darurat, dan asuransi yang cukup krusial buat traveler. Artikel ini membedah detail itu supaya kamu nggak asal pilih aplikasi pas lagi di kota orang.
Beda Fitur Gojek dan Grab, Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Traveler
Pertanyaan gojek grab beda fitur mana pilih ini sering banget muncul di kepala traveler yang baru pertama kali menginjak kota asing. Dua aplikasi ini kelihatan kembar dari luar, tapi begitu dibongkar satu per satu, ada beberapa perbedaan yang lumayan berpengaruh ke pengalaman perjalanan kamu.
Saya coba bedah bagian yang paling relevan buat traveler: reservasi, keamanan, asuransi, sampai tarif.
Fitur Reservasi Siapa yang Lebih Fleksibel?
Grab lebih unggul di fitur reservasi karena bisa dipesan dari 90 hari sampai 2 jam sebelum penjemputan, dengan harga yang sudah fixed sejak awal.
Ini penting banget buat kamu yang punya jadwal ketat seperti kereta atau pesawat dini hari. Beberapa keuntungan fitur advance booking ini antara lain:
- Harga sudah fixed sejak pesanan dibuat, jadi terhindar dari lonjakan tarif jam sibuk.
- Bebas biaya pembatalan asal dilakukan minimal 60 menit sebelum jadwal jemput.
- Driver datang lebih awal dan bersedia menunggu sampai 15 menit.
- Bisa chat dengan driver di aplikasi hingga 45 menit sebelum perjalanan dimulai.
Kalau kamu tipe traveler yang parno telat ke stasiun, fitur ini lumayan menyelamatkan mental. Pembahasan soal kenapa fitur ini penting saat traveling juga ada di panduan lengkap pakai transportasi online saat traveling ke kota baru, khususnya di bagian persiapan sebelum berangkat.
Fitur Keamanan Mana yang Lebih Lengkap, Gojek atau Grab?
Keduanya sama-sama punya number masking, share trip, dan tombol darurat, tapi detail teknisnya sedikit berbeda terutama di cara tombol darurat itu bekerja.
Berikut perbandingannya:
- Number masking: baik Gojek maupun Grab mengacak nomor telepon asli penumpang dan driver. Di Gojek, komunikasi telepon dialihkan ke nomor samaran seperti +6221-XXX.
- Share trip: di Gojek, kamu bisa bagikan link pelacakan lewat SMS, WhatsApp, atau LINE, lengkap dengan rute GPS dan detail driver. Di Grab, fitur serupa bernama Bagikan Perjalanan Saya, membagikan info yang hampir sama persis.
- Tombol darurat: di Gojek, tombol ini langsung menghubungkan ke Unit Reaksi Gojek yang aktif 24 jam, dan kamu tinggal sebutkan nama, nomor telepon, nomor pesanan, dan nama driver. Di Grab, fitur ini ada di dalam Pusat Keselamatan bernama Dapatkan Bantuan Darurat, yang bisa menghubungkan ke pihak berwenang, kontak darurat, atau tim satgas.
Perbedaannya tipis, tapi kalau kamu solo traveler perempuan, ada baiknya coba dua-duanya dan lihat mana yang responnya lebih cepat di kota tujuan kamu.
Bagaimana Kalau Barang Hilang, Aplikasi Mana yang Punya Asuransi?
Gojek punya keunggulan di sisi asuransi lewat PerjalananAman+ yang bekerja sama dengan Simas Jiwa, mencakup santunan kehilangan barang akibat pencurian atau perampokan, bukan cuma kecelakaan fisik.
Klaimnya wajib dilaporkan maksimal 30 hari kalender setelah kejadian, dengan melampirkan bukti laporan polisi dan foto bukti kekerasan fisik. Kalau barang cuma tertinggal karena kelalaian sendiri, bukan dicuri, langkahnya beda lagi:
- Tetap tenang, buka riwayat perjalanan di aplikasi.
- Hubungi driver secepatnya via telepon.
- Tawarkan menanggung biaya antar balik atau bertemu di titik tengah.
Jangan langsung menuduh driver atau menyebar identitasnya di media sosial tanpa bukti jelas, karena itu murni kelalaian penumpang.
Grab atau Gojek, Mana yang Tarifnya Lebih Murah untuk Traveler?
Berdasarkan uji coba rute Plaza Blok M ke FX Sudirman sejauh 2,7 km pada jam 11 malam hari kerja, Grab terbukti lebih murah baik untuk roda dua maupun roda empat.
Rinciannya begini, GrabBike Rp9.000 lebih hemat Rp1.500 dibanding GoRide Rp11.500. Sementara GrabCar Rp12.000 juga lebih terjangkau dibanding GoCar Rp14.000.
Tapi ingat, ini cuma satu studi kasus di satu rute dan satu waktu. Industri ini sendiri tumbuh 13 persen di tahun 2024 dengan total GMV mencapai US$9 miliar, dan sektor transportasi online menyumbang US$3 miliar dari situ.
Untuk tarif per kilometer, Gojek punya struktur yang beda-beda tiap kota:
- Bandung dan Bali: normal Rp1.800, sibuk Rp2.250.
- Surabaya: normal Rp1.500, sibuk Rp1.800.
- Malang, Yogyakarta, Medan, Palembang, Makassar: flat Rp1.800.
Sedangkan Grab sejak September 2022 pakai sistem zona: Zona 1 (Sumatra, Bali, Jawa non-Jabodetabek) tarif per km Rp2.000-2.500, Zona 2 (Jabodetabek) Rp2.550-2.800, dan Zona 3 (Kalimantan, Sulawesi, NT, Maluku, Papua) Rp2.300-2.750.
Jurnalis Indira Lintang dari Inilah.com yang menguji langsung menyimpulkan bahwa perbedaan skema tarif berdasarkan zonasi wilayah ini bikin salah satu platform bisa menawarkan harga sedikit lebih ramah kantong untuk perjalanan jarak dekat.
Apakah Zona Merah Berlaku Sama di Gojek dan Grab?
Ya, aturan zona merah berlaku ke semua platform ojol tanpa terkecuali, karena ini kesepakatan lokal antara komunitas ojol dan ojek pangkalan, bukan kebijakan dari salah satu aplikasi.
Kalau kamu turun di stasiun atau bandara kota baru, siap-siap jalan kaki sedikit ke titik jemput aman. Contohnya di Stasiun Kota Baru Malang, ada dua opsi: jalan ke selatan sampai SPBU, atau ke utara sampai depan Indomaret.
Penulis blog Ajarnulis.com menekankan bahwa kuncinya jangan memaksa minta jemput tepat di pintu keluar stasiun demi menghormati kesepakatan lokal, cukup berjalan santai beberapa meter ke titik aman terdekat.
Jadi, Pilih Gojek atau Grab untuk Traveling?
Nggak ada jawaban mutlak, karena tergantung kebutuhan kamu, apakah lebih mementingkan harga, fitur reservasi, atau perlindungan asuransi.
Kalau prioritas kamu tarif termurah untuk jarak dekat, Grab sedikit lebih unggul dari data uji coba di atas. Kalau kamu butuh jaminan asuransi barang hilang dan fitur reservasi jauh-jauh hari, Gojek layak dipertimbangkan.
Gojek dan Grab sama-sama punya fitur keamanan yang layak diandalkan, tapi beda di detail teknis seperti asuransi dan skema reservasi. Cara paling aman ya install dua-duanya, bandingkan langsung di kota tujuan, baru putuskan mana yang paling pas buat perjalanan kamu.
- CNN Indonesia — Deret Fitur Keamanan Penumpang Gojek dan Grab, Cek Buat Jaga-jaga https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20240730165507-21-1127265/deret-fitur-keamanan-penumpang-gojek-dan-grab-cek-buat-jaga-jaga
- Inilah.com — Grab vs Gojek, Mana yang Layanannya Lebih Murah? https://www.inilah.com/lebih-murah-grab-atau-gojek
- Grab Indonesia — Panduan Pemesanan Terjadwal (Advance Booking) https://www.grab.com/id/transport/advance-booking/

